{"id":1,"date":"2021-11-24T06:31:20","date_gmt":"2021-11-24T06:31:20","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/landing\/?p=1"},"modified":"2021-11-26T03:13:04","modified_gmt":"2021-11-26T03:13:04","slug":"hello-world","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/2021\/11\/24\/hello-world\/","title":{"rendered":"Smamda Siapkan Perubahan dengan Kampanye KIE"},"content":{"rendered":"\n<p>Perubahan itu upaya untuk lebih baik. Ikut kegiatan usaha perubahan perilaku hadapi Covid-19 (Ubah) harus siap berubah untuk menjadi lebih baik. Itulah muqoddimah kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda), saat membuka acara lokakarya analisa mandiri dan perumusan solusi penerapan protokol kesehatan dan penanganan kejadian untuk siswa di sekolah referensi SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Jumat (19-11-2021). &#8220;Ini harapan besar, siswa mampu melakukan analisis hambatan dan perumusan solusi permasalahan pandemi Covid-19 di Smamda&#8221;, tegas Wigatiningsih.<br>Melakukan produksi dan analisis kampanye di sekolah. Kegiatan ini diharapkan bisa mencapai target perubahan perilaku bagi seluruh warga Smamda. &#8220;Analisis masuk ranah berfikir tingkat tinggi. Melakukan analisis dan berfikir tingkat tinggi masuk ranah C6&#8221;, lanjutnya seraya mengutip taksonomi Bloom.<br>Indikator keberhasilan dari lokakarya ini, pertama siswa terbukti mampu menganalisis hambatan dan mencari solusi. &#8220;Apa saja hambatan dan bagaimana solusinya bisa dirumuskan oleh anak-anak&#8221;, tambah pendekar Tapak Suci.<br>Indikator kedua, mampu menyampaikan informasi pelanggaran dan protokol kesehatan. Siswa cukup menyampaikan berbagai pelanggaran yang dilakukan siswa, guru, dan karyawan. &#8220;Seperti di masjid setelah wudlu, anak-anak tidak pakai masker. Alasannya basah. Nah itu diedukasi dan dicarikan solusi&#8221;, papar perempuan keturunan Lamongan.<br>Indikator ketiga, mampu menghitung kebutuhan media komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE). Dan keempat menyepakati strategi dan lomba KIE di kalangan siswa. &#8220;Kita akan laksanakan lomba KIE di kalangan siswa, guru, dan karyawan agar perubahan perilaku sukses di Smamda&#8221;, pungkas Wigati.<\/p>\n\n\n\n<p>Fokus KIE dan Kampanye<br>Lokakarya yang dilaksanakan untuk siswa ini fokus pada KIE dan kampanye. Produksi KIE meliputi poster, komik, dan video. &#8220;Semua siswa akan membuat bahan kampanye dan menyebarkan melalui media sosial atau langsung&#8221;, papar penanggung jawab program, M. Zainal Arifin.<br>Media KIE yang dibuat siswa akan dicetak dan diletakkan di tempat-tempat strategis. Mulai pintu gerbang, kelas, dan tempat siswa bergerombol. &#8220;Juga dipasang di Videotron Smamda dan disebarkan melalui media sosial&#8221;, papar kader Tapak Suci.<br>Target penyebaran ini untuk menjaga seluruh warga Smamda memiliki kebiasaan baru dalam hidup berdampingan dengan Covid-19. &#8220;Tetap jaga prokes, masker tidak kendor, dan tumbuh kebiasaan baru yang lebih aman (savety)&#8221;, pungkas komandan Kokam Sidoarjo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perubahan itu upaya untuk lebih baik. Ikut kegiatan usaha perubahan perilaku hadapi Covid-19 (Ubah) harus siap berubah untuk menjadi lebih baik. Itulah muqoddimah kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda), saat membuka acara lokakarya analisa mandiri dan perumusan solusi penerapan protokol kesehatan dan penanganan kejadian untuk siswa di sekolah referensi SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Jumat (19-11-2021).&hellip;&nbsp;<a href=\"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/2021\/11\/24\/hello-world\/\" rel=\"bookmark\">Read More &raquo;<span class=\"screen-reader-text\">Smamda Siapkan Perubahan dengan Kampanye KIE<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":384,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":383,"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions\/383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mutu.smamda.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}